Wilayah Desa

  • Karakteristik Wilayah

          Desa Merkawang merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Tambakboyo Secara umum karakteristik wilayah Desa Merkawang dapat dilihat dari aspek fisik yang meliputi letak, luas, topografi dan kondisi iklim.

  1. Letak

Desa Merkawang merupakan Desa yang terletak ± 7 Km dari pusat Pemerintahan Kecamatan Tambakboyo Secara administrative batas – batas Desa Merkawang adalah sebagai berikut:

  • Sebelah Utara :           Desa Glondonggede. 

                                              Tambakboyo

  • Sebelah Selatan :           Desa Mliwang  Kerek
  • Sebelah Barat :           Desa Sawir   Tambakboyo
  • Sebelah Timur :           Desa Karangasem  Jenu

 

Desa Merkawang terdiri dari 2 Dusun 2 RW (Rukun Warga) dan 10 RT (Rukun Tetangga). Perincian 1 Dusun tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Dusun Merkawang :             5 RT dan 1 RW
  2. Dusun Kademangan:  5 RT dan 1 RW
    1. Luas

Luas wilayah Desa Merkawang adalah 437,7 Ha. Menurut jenis penggunaan tanahnya, luasan tersebut terinci sebagai berikut :

Tabel 1. Luas Tanah Menurut Penggunaan

No

Jenis Penggunaan Tanah

Luas (Ha)

1.

Pemukiman / Perumahan

21.58

2.

Sawah

119,86

3.

Tegal

156,7

4.

Hutan

-

5.

Lainnya

139,56

Sumber Data : Data Potensi Sosial Ekonomi Desa Tahun 2014

 

Sebagian besar wilayah Desa Merkawang adalah berupa dataran. Secara agraris tanah sawah juga relative luas sebagai lahan penanaman untuk tanaman semusim. Ada beberapa komoditi yang banyak diusahakan oleh para petani di Desa Merkawang yang dianggap sesuai dengan kondisi lahan yang ada, yaitu sebagai berikut :

Tabel 2.    Komoditas Pertanian di DESA MERKAWANG Tahun 2014

No

Komoditas

Luas Lahan Panen

(Ha)

Produksi (kwt)

Volume (Kwt/Ha)

1.

Padi

98

490

5

2.

Jagung

156

702

4,5

3.

Kedelai

-

-

-

4.

Kacang Tanah

-

-

-

5.

Kacang Hijau

 

 

 

Sumber Data : Data Potensi Sosial Ekonomi Desa Tahun 2014

 

 

 

 

  1. Topografi

Topografi adalah studi tentang bentuk permukaan bumi umumnya menyuguhkan relief permukaan. Topografi Desa Merkawang. sebagian besar terdiri dari Wilayah datar.

  1. Iklim

Iklim adalah nilai rata – rata dari keadaan alam di udara pada suatu tempat dalam waktu yang cukup lama. Iklim merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam kehidupan di bumi. Dalam bidang pertanian, iklim mempunyai pengaruh yang cukup besar, misalnya untuk penentuan masa tanam.

 

Dari segi iklim, Desa Merkawang mempunyai dua musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Curah hujan rata-rata 3.376 mili meter per tahun dan jumlah hari hujan rata-rata 175 hari pertahun.

 

  • Karakteristik Penduduk / Demografi

Sumber daya manusia yang tersedia bisa dilihat dari data jumlah penduduk, baik menurut golongan umur, tingkat pendidikan maupun mata pencaharian. Jumlah penduduk di Desa Merkawang pada Tahun 2014 adalah sebanyak 2467 jiwa, yang terdiri dari laki-laki 1.241 jiwa dan perempuan 1.226 jiwa

  1. Penduduk Menurut Golongan Umur

Data ini bermanfaat untuk mengetahui laju pertumbuhan penduduk dan mengetahui jumlah angkatan kerja yang ada. Data penduduk menurut golongan umur di Desa Merkawang dapat dilihat pada Tabel 3. dibawah ini :

Tabel 3. Data Penduduk Menurut Golongan Umur

Golongan

Umur

Jumlah Penduduk

Jumlah

Ket

L

P

0 Bln – 12 Bln

3

6

9

 

13 Bln – 4 Thn

27

29

56

 

5 Thn – 6 Thn

12

18

30

 

7 Thn – 12 Thn

78

65

143

 

13 Thn – 15 Thn

56

45

101

 

16 Thn – 18 Thn

16

19

35

 

19 Thn – 25 Thn

87

76

163

 

26 Thn – 35 Thn

76

85

161

 

36 Thn – 45 Thn

107

118

225

 

46 Thn – 50 Thn

168

157

325

 

51 Thn – 60 Thn

232

196

428

 

61 Tahun keatas

389

402

791

 

Jumlah

1.241

1.226

2.467

 

Sumber Data : Data Potensi Sosial Ekonomi Desa/Kelurahan Tahun 2014

  1. Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan berpengaruh pada kualitas sumberdaya manusia. Proses pembangunan Desa akan berjalan dengan lancar apabila masyarakat memiliki tingkat pendidikan yang cukup tinggi. Data penduduk menurut tingkat pendidikannya dapat dilihat pada Tabel 4. berikut

Tabel 4. Data Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan

No

Tingkat Pendidikan

Jumlah Penduduk

Ket

1

Belum / Tidak / Sudah Tidak Sekolah

512

 

2

SD

851

 

3

SLTP

420

 

4

SLTA / SMK

299

 

5

Perguruan Tinggi

63

 

JUMLAH

2.145

 

Sumber Data : Data Potensi Sosial Ekonomi Desa/Kelurahan Tahun 2014

  1. Penduduk Prasejahtera / Miskin

Banyak sedikitnya penduduk miskin merupakan salah satu indikator kesejahteraan suatu masyarakat, namun ini juga bukan merupakan suatu hal yang mutlak. Berdasarkan kalisifikasi BKKBN di Desa Merkawang terdapat 698 keluarga yang tergolong Prasejahtera, 392 keluarga kategori sejahtera I, sebanyak 97 keluarga, Sejahtera II sebanyak 67 keluarga, keluarga kategori Sejahtera III dan 133 keluarga Sejahtera III +.

 

  • Keadaan Sosial

Dengan adanya perubahan dinamika politik dan sistem politik di Indonesia yang lebih demokratis, memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk menerapkan suatu mekanisme politik yang dipandang lebih demokratis. Dalam konteks politik lokal Desa Merkawang tergambar dalam pemilihan kepala desa dan pemilihan-pemilihan lain (Pileg, Pilbup, Pilgub dan Pilpres) yang juga melibatkan warga masyarakat desa secara umum.

Jabatan kepala desa merupakan jabatan yang tidak serta merta dapat diwariskan kepada anak cucu. Mereka dipilh karena kecerdasan, etos kerja, kejujuran dan kedekatannya dengan warga desa. Kepala desa bisa diganti sebelum masa jabatannya habis, jika ia melanggar peraturan maupun norma-norma yang berlaku. Begitu pula ia bisa diganti jika ia berhalangan tetap. Setiap orang yang memiliki dan memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan dalam perundangan dan peraturan yang berlaku, bisa mengajukan diri untuk mendaftar menjadi kandidat kepala desa.

Pada bulan Juli 2013 masyarakat dilibatkan pada pemilihan Kepala Desa, Pada bulan April 2014 Masyarakat dilibatkan dalam Pemilihan Legislatif dan Pada Bulan Juli 2014 masyarakat juga dilibatkan dalam pemilihan Presiden. Walaupun tingkat partisipasinya tidak 100%, namun hampir 70 ftar pemilih tetap, memberikan hak pilihnya. Ini adalah proggres demokrasi yang cukup signifikan di desa Merkawang

Walaupun pola kepemimpinan ada di Kepala Desa namun mekanisme pengambilan keputusan selalu ada pelibatan masyarakat baik lewat lembaga resmi desa seperti Badan Perwakilan Desa maupun lewat masyarakat langsung. Dengan demikian terlihat bahwa pola kepemimpinan di Wilayah Desa Merkawang mengedepankan pola kepemimpinan yang demokratis.

Berdasarkan deskripsi beberapa fakta di atas, dapat dipahami bahwa Desa Merkawang. mempunyai dinamika politik lokal yang bagus. Hal ini terlihat baik dari segi pola kepemimpinan, mekanisme pemilihan kepemimpinan, sampai dengan partisipasi masyarakat dalam menerapkan sistem politik demokratis ke dalam kehidupan politik lokal. Tetapi terhadap minat politik daerah dan nasional terlihat masih kurang antusias. Hal ini dapat dimengerti dikarenakan dinamika politik nasional dalam kehidupan keseharian masyarakat Desa Merkawang kurang mempunyai greget, terutama yang berkaitan dengan permasalahan, kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara langsung.

 Dalam hal kegiatan keagamaan, suasananya sangat dipengaruhi oleh aspek budaya dan sosial Jawa. Hal ini tergambar dari dipakainya kalender Jawa/ Islam, masih adanya budaya slametan, tahlilan, mithoni/tingkepan, dan lainnya, yang semuanya merefleksikan sisi-sisi akulturasi budaya Islam dan Jawa.

Dengan semakin terbukanya masyarakat terhadap arus informasi, hal-hal lama ini mulai mendapat respon dan tafsir balik dari masyarakat. Hal ini menandai babak baru dinamika sosial dan budaya, sekaligus tantangan baru bersama masyarakat Desa Merkawang Dalam rangka merespon tradisi lama ini telah mewabah dan menjamur kelembagaan sosial, politik, agama, dan budaya di Desa Merkawang Tentunya hal ini membutuhkan kearifan tersendiri, sebab walaupun secara budaya berlembaga dan berorganisasi adalah baik tetapi secara sosiologis ia akan beresiko menghadirkan kerawanan dan konflik sosial.

Dalam catatan sejarah, selama ini belum pernah terjadi bencana alam dan sosial yang cukup berarti di Desa Merkawang Isu-isu terkait tema ini, seperti kemiskinan dan bencana alam, tidak sampai pada titik kronis yang membahayakan masyarakat dan sosial

2.1.4 Keadaan Ekonomi

Tingkat pendapatan rata-rata penduduk Desa Merkawang. Rp. 950.000.,- perbulan. Secara umum mata pencaharian warga masyarakat Desa Merkawang dapat teridentifikasi ke dalam beberapa sektor yaitu pertanian, jasa/perdagangan, industri dan lain-lain. Berikut ini adalah tabel jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian


Tabel 5

Mata Pencaharian dan Jumlahnya

     

No

Mata Pencaharian

Jumlah

Prosentase

 

1

Pertanian

755

65%

 

2

1. Jasa Pemerintahan

10

0,008%

 

2. Jasa Perdagangan 

41

0,03%

 

3. Jasa Angkutan

3

0,002%

 

4. Jasa Ketrampilan

15

0,01%

 

5. Jasa lainnya

267

23%

 

3

 Sektor Industri

4

0,003%

 

4

Sektor lain

65

0,05%

 

Jumlah

1.160

100%

 

 

Dengan melihat data di atas maka angka pengangguran di Desa Merkawang  masih cukup tinggi. Berdasarkan data lain dinyatakan bahwa jumlah penduduk usia 20-55 yang belum bekerja berjumlah 219 orang dari jumlah angkatan kerja sekitar 325 orang. Angka-angka inilah yang merupakan kisaran angka pengangguran di Desa Merkawang

 

  • Kondisi Infrastruktur Pendukung

          Infrastruktur (fisik dan sosial) adalah dapat didefinisikan sebagai kebutuhan dasar fisik pengorganisasian sistim struktur yang diperlukan untuk jaminan ekonomi sektor publik dan sektor privat sebagai layanan dan fasilitas yang diperlukan agar perekonomian dapat berfungsi dengan baik. Istilah ini umumnya merujuk kepada hal infrastruktur teknis atau fisik yang mendukung jaringan struktur seperti fasilitas antara lain dapat berupa bangunan, jalan, sungai, waduk, tanggul, pengelolahan limbah, perlistrikan dan  telekomunikasi, Infrastruktur selain fasilitasi akan tetapi dapat pula mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat, distribusi aliran produksi barang dan jasa sebagai contoh bahwa jalan dapat melancarkan transportasi pengiriman bahan baku sampai ke pabrik kemudian untuk distribusi ke pasar hingga sampai kepada masyarakat. dalam beberapa pengertian, istilah infrastruktur termasuk pula infrastruktur sosial kebutuhan dasar seperti antara lain termasuk sekolah dan rumah sakit atau bangunan – bangunan sosial lainnya.

          Infrastruktur sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi suatu wilayah. Infrastruktur merupakan faktor penting sebagai pendorong dan sekaligus sebagai faktor yang mampu mempengaruhi daya tarik investasi dan daya saing daerah dengan kata lain pembangunan infrastruktur sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi. Mengingat pembiayaan infrastruktur tidak sedikit, maka prioritas sangat perlu dilakukan. Infrastruktur yang kita perlukan adalah Jalan, sistem irigasi, penyediaan air bersih serta konservasi dan regulasi lingkungan dan tata ruang. Selain diluar empat infrastruktur tersebut permasalahan energi dan telekomunikasi juga merupakan kebutuhan yang menDesak agar mampu meningkatkan daya saing daerah, dimana pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah    

          Desa Merkawang juga merupakan daerah agraris dengan pengembangan tanaman semusim. Hal yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah system pengairan irigasi, mengingat bahwa bila musim kemarau tiba air untuk pengairan sawah sulit diperoleh. Kondisi mata air yang ada kurang memenuhi kebutuhan air, sehingga perlu adanya sarana yang dapat mencukupi kebutuhan akan air. Cek dam atau pembagunan dan perbaikan plengsengan mungkin merupakan salah satu contoh sarana yang dibutuhkan masyarakat dalam bidang pengairan (irigasi). Selain bidang pertanian, bidang peternakan dan perikanan juga menjadi perhatian Pemerintah Desa Merkawang dalam perencanaan program pembangunan. Pelatihan – pelatihan ataupun sarana dan prasarana yang mendukung bidang ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sumber daya manusia masyarakat Desa Merkawang

 

 

 

 

  • Organisasi Pemerintahan Desa
    • Pembagian Wilayah Desa

            Sebagaimana dipaparkan dalam UU No. 32 tahun 2004 bahwa di dalam Desa terdapat tiga kategori kelembagaan Desa yang memiliki peranan dalam tata kelola Desa, yaitu: Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan. Dalam undang-undang tersebut disebutkan bahwa penyelenggaraan urusan pemerintahan di tingkat Desa (pemerintahan Desa) dilaksanakan oleh Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa. Pemerintahan Desa ini dijalankan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan di negeri ini. Pemerintah Desa atau yang disebut dengan nama lain adalah kepala Desa dan perangkat Desa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan Desa. Kepala Desa mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.

            Desa Merkawang terdiri dari 2 (dua) Dusun, yaitu Dusun Merkawang Dusun Kademangan, Perangkat Desa menurut jenis jabatannya di Desa Merkawang terdiri dari 1 jiwa Kepala Desa, 1 Sekretaris Desa, 1 Staf Keuangan, 1 Staf Pembangunan, 1 Staf Kesra, 1 Staf Umum, 1 Staf Keuangan dan 1 Kepala Dusun. Desa Merkawang terdiri dari 2 Rukun Warga (RW) dan 10 Rukun Tangga (RT).

 

 

 

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)